GRAFITI KAMPANYE PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP: STUDI KASUS GRAFITI PELAJAR KOTA PATI

Edi Setiyanto, Sudartomo Macaryus

Abstract


This study discusses environmental-theme graffiti created by. The aspects studied include verbal and nonverbal aspects. The results of this study show the level of understanding of adolescents on environmental issues so that can be used as input in formulating bottom-up environmental learning materials. The approach used is a multimodal approach. Theory using Van Dijk's theory and semiotic theory. This study is descriptive qualitative. The data used are in the form of text and illustrations on environmental campaign graffiti made by students in Pati Regency. The data were obtained using the observation method, the portrait technique, which was followed up by the quote technique. The analysis uses the distribution, insertion, permutation, referent equivalent technique, and read bookmarks. Based on the study, it is known that there are seven environmental campaign themes selected, namely (1) save the earth, (2) preserve plants/trees, (3) free from plastic waste, (4) prevent global warming, (5) prevent air pollution, (6 ) one earth to be with, and (7) earth to be forever. From the nonverbal aspect, the selected pictures or illustrations are thematic, for (1) visualizing the text or (2) detailing the details of the text message.

Kajian ini membahas grafiti lingkungan hidup karya pelajar. Kajian mencakup aspek verbal dan nonverbal. Kajian bertujuan menemukan tingkat pemahaman remaja akan isu lingkungan hidup sehingga bermanfaat untuk merumuskan materi pembelajaran secara bottom up. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan multimodal. Teori yang digunakan ialah analisis wacana kritis van Dijk dan semiotika. Kajian bersifat deskriptif kualitatif. Data berupa grafiti kampanye lingkungan karya pelajar di Kabupaten Pati. Data diperoleh dengan metode simak, teknik potret, dilanjutkan teknik salin. Analisis menggunakan teknik sisip, permutasi, padan referen, dan baca markah. Berdasarkan kajian, diketahui ada tujuh tema kampanye lingkungan hidup, yaitu (1) selamatkan bumi, (2) lestarikan tumbuhan, (3) bebaskan bumi dari sampah plastik, (4) cegah pemanasan global, (5) cegah polusi udara, (6) satu bumi untuk bersama, dan (7) bumi untuk selamanya. Dari aspek nonverbal, gambar atau ilustrasi bersifat tematik, untuk (1) visualisasi teks atau (2) memerinci detail pesan teks.


Keywords


graffiti; environment; realm; multimodal; semiotic ties; grafiti, lingkungan hidup; ranah; multimodal; pertalian semiotik

Full Text:

PDF

References


Azhar, I. N. 2010. Bahasa Masyarakat Indonesia Terkini dalam Grafiti (Kajian Teks dan Konteks Wacana Grafiti di Terminal Bungurasih). Dalam Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra dalam Perspektif Multikultural. Surabaya: Prodi Sastra Inggris UTM dan Lima-lima Jaya.

Bahasa, B. P. d. P. 2016. Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Dalam https://kbbi.kemdikbud.go.id/. Diunduh 4 Maret 2021; pukul 13.36.

Budyastomo, A. W. 2018. Bentuk Bahasa Komunikasi dalam Seni Grafiti sebagai Media Penyampaian Pesan (Studi Kasus: Padepokan Grafiti Salatiga). Dalam Jurnal Batoboh. Vol 3, No 2. Padangpanjang: LPPMPP ISI Padangpanjang. https://doi.org/10.26887/bt.v3i2.527

Darisman, A. 2014. Kajian Deskriptif Struktural Wacana Grafiti pada Truk. Dalam Hunaniora. Vol. 5, No. 2. Jakarta: Universitas Bina Nusantara.

Fajri, T. A. t.t.. Pentingnya Penggunaan Pendekatan Multimodal dalam Pembelajaran.

Hermawan, B. 2013. Multimodality: Menafsir Verbal, Membaca Gambar, dan Memahami Teks. Dalam Bahasa & Sastra. Vol. 13, No.1. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v13i1.756

Hetilaniar. 2019. Analisis Simbol Wacana Iklan Detergen pada Siaran Televisi RCTI: Kajian Semiotika. Dalam Jurnal Kredo. Vol. 2, No. 2. https://doi.org/10.24176/kredo.v2i2.2512

Junawaroh, S. 2015. Kajian Deskriptif Struktural Wacana Grafiti pada Truk. Dalam Humanika. Vol. 21, No. 1, Hlm. 49—55. Semarang: Undip. https://doi.org/10.14710/humanika.21.1.49-55

Mappalahere, M. T. 2018. Eksistensi Seni Grafitti di Kota Makassar (Suatu Kajian Sosiologi Seni tentang Seni Jalanan sebagai Fenomena Sosial). Dalam Jurnal Imajinasi. Vol. 2, No. 2. https://doi.org/10.26858/i.v2i2.9548

Martina. 2017. Graffiti Bentuk Ekspresi Berbahasa Masyarakat Kota Singkawang. Dalam Tuah Talino. Tahun XI, Volume 11. Hlm. 56—69. Pontianak: Balai Bahasa Kalimantan Barat.

Mulyawan, I. W. 2008. Makna dan Pesan Iklan Media Cetak: Kajian Hipersemiotika. Dalam Linguistika. Vol. 15, No. 28.

Simarmata, R. O. & Lestari, F. D. 2020. Multimodal Analysis of ‘Teh Pucuk Harum’. Dalam English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ). Vol. 1, No.2. https://doi.org/10.30596/etlij.v1i2.4701

Sudaryanto. 2015. Metode dan Aneka Teknik Analisa Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistik. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press. https://doi.org/10.30998/deiksis.v11i03.3778

Sudaryanto, Sugiarto, K., Restiana, M. 2019. Wacana Grafiti Bak Truk dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing. Dalam Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia. Vol. 11, No. 03. Hlm. 276-285. DOI: 10.30998/deiksis.v11i03 .3778. Cirebon: FKIP, Universitas Swadaya Gunung Jati.

Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R dan D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Suharyo, S., & Mujid F. A. 2014. Bahasa dan Ideologi: Mengungkap Ideologi dan Kekuasaan Simbolik di Balik Penggunaan Bahasa (Kajian Teks Media Melalui Analisis Wacana Kritis). Dalam Humanika. Vol. 19, No. 1. Semarang: FIB, Universitas Diponegoro. https://doi.org/10.14710/humanika.19.1.42-58

Wikipedia. 2001. Degradasi Lingkungan. Dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Degradasi _lingkungan. Diunduh 19 Februari 2021; pukul 20.49.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v50i1.977

Article Metrics

Abstract view : 12 times
PDF - 17 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by