VARIASI LEKSIKAL BAHASA MINANGKABAU DI KANAGARIAN KUBANG PUTIAH, KABUPATEN AGAM: KAJIAN SOSIODIALEKTOLOGI

Adnania Nugra Heni, Muhammad Suryadi

Abstract


Minangkabau language is one of local languages in Indonesia. In Minangkabau language, there are some dialects, one of them is Agam dialect. This research aims to find out the lexical variations in Minangkabau language, specifically in Kubang Putiah, Agam regency. This research is descriptive qualitative research using sociodialectology approach. The data in this research are words which contain lexical variations found during the research. The sources of data in this research are 12 informants from 3 different regions in Agam regency, which are; Lukok village, Kampuang nan Limo village, and Lurah village. The data were collected by using fieldwork method with simak libat cakap techniques. After that, the data were analyzed by using identity method with equalizing comparison technique (HBS) and differential comparison techniques (HBB). The result showed that old and young informants with educational backgrounds tend to use lexicons that is influenced by Indonesian language due to frequent contact with Indonesian language. Meanwhile, informants with non-educational background still use the original form of lexicons in Minangkabau language. In addition, these variations are also influenced by the environment, both in the educational environment and in the residential environment.

Bahasa Minangkabau merupakan salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia. Dalam Bahasa Minangkabau terdapat berbagai macam dialek, salah satunya dialek Agam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi leksikal Bahasa Minangkabau yang terdapat dalam dialek Agam, khususnya di kanagarian Kubang Putiah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiodialektologi. Data dalam penelitian ini adalah kata yang mengandung variasi leksikal yang ditemukan dalam penelitian. Sumber data penelitian ini adalah 12 informan yang berasal dari 3 daerah di kabupaten Agam, yaitu; Jorong Lukok, Jorong Kampuang nan Limo, dan Jorong Lurah. Data dikumpulkan menggunakan metode pupuan lapangan dengan teknik simak, libat, dan cakap. Setelah itu, data dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding menyamakan (HBS) dan teknik hubung banding membedakan (HBB). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa informan tua dan muda yang berlatar belakang pendidikan cenderung menggunakan kosa kata yang terpengaruh oleh bahasa Indonesia akibat seringnya terjadi kontak dengan bahasa Indonesia, sementara untuk informan dengan latar belakang nonpendidikan cenderung masih menggunakan kosa kata asli bahasa Minangkabau. Selain itu, perbedaan variasi ini juga dipengaruhi oleh lingkungan, baik lingkungan pendidikan maupun lingkungan tempat tinggal.



Keywords


Lexical Variations; Minangkabau Language; Sociodialectology; Variasi Leksikal; Bahasa Minangkabau; Sosiodialektologi

Full Text:

PDF

References


Amri, Ulil, Nadra, and Muhammad Yusdi. 2020. “Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau Di Nagari Tuo Pariangan.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 7(1):52–78.

Astuti, Bekti Setio. 2014. “Varian Leksikon Bahasa Jawa Masyarakat Samin Desa Klopodhuwur Kabupaten Blora.” CULTURE 1(1):28–53.

Chaer, Abdul, and Leonie Agustina. 1995. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Kawasari, Meka Nitrit. 2017. “Variasi Penggunaan Bahasa Jawa Pada Masyarakat Petani Di Pedesaan (Kajian Sosiodialektologi Di Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.” Universitas Diponegoro.

Maharani, Putu Devi, and Komang Dian Puspita Candra. 2018. “Variasi Leksikal Bahasa Bali Dialek Kuta Selatan.” MUDRA Jurnal Seni Budaya 33(1):76–84. https://doi.org/10.31091/mudra.v33i1.196

Nababan. 1993. Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nadra, and Reniwati. 2009. Dialektologi: Teori Dan Metode. Yogyakarta: Elmatera Publishing.

Nesti, Meksi Rahma. 2016. “Variasi Leksikal Bahasa Minangkabau Di Kabupaten Pesisir Selatan.” Jurnal Arbitrer 3(1):46–61. https://doi.org/10.25077/ar.3.1.46-61.2016

Nothofer, Bernd. 1991. The Languages of Brunei Darussalam. Canberra.

Purwaningrum, Prapti Wigati. 2020. “Variasi Leksikal Di Kabupaten Kebumen ( Sebuah Kajian Dialektologi ).” Wanastra: Jurnal Bahasa Dan Sastra 12(2). https://doi.org/10.31294/w.v12i2.8096

Rumalean, Iwan. 2020. “Lexical Differences In Gorom Language : A Social Dialectology Study.” LiNGUA 15(2):205–14. https://doi.org/10.18860/ling.v15i2.10666

Spolsky, Bernard. 1998. Sociolinguistics. New York: Oxford University Press.

Sudaryanto. 1993. Metode Dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2006. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Uljanah Nida, Hanifah, and Muhammad Ridwan. 2017. “Kajian Sosiodialektologi Bahasa Masyarakat Hadramiy (Studi Kasus Masyarakat Indonesia Keturunan Arab Di Pasar Kliwon Surakarta.” Jurnal CMES 10(2):181–92. https://doi.org/10.20961/cmes.10.2.20208




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v50i1.911

Article Metrics

Abstract view : 16 times
PDF - 13 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by