KALIMAT LANGSUNG DAN KALIMAT TIDAK LANGSUNG DALAM WACANA BERITA TERTULIS BERBAHASA INDONESIA

Praptomo Baryadi Isodarus

Abstract


This article presented the results of research on the elements and functions of direct sentences and indirect sentences in written news discourse in Indonesian. The theory used is the theory of the element of speech and the element of paragraph. This research data is paragraphs containing direct sentences and paragraphs containing indirect sentences in indonesian written news discourse. In this study, observation methods were used for data collection, the method for immediate constituents and the referential identity method for data analysis, and the informal method for presenting the results of data analysis. In Indonesian written news discourse, the direct sentences have a structure: quotations of speech enclosed with double quotes ("..."), commas, actions in the stem that referent 'disclosure', speaker, and (situations of speech). In a direct sentence, the element highlighted is a quote of speech. As a paragraph element, direct sentences tend to serve as developement sentences. Indirect sentences have two types of structures, namely (1) the speaker, the act of speech expressed in the transitive active verbs that referent to 'disclosure', (bahwa, comma), and quotations of speech that are not enclosed with quotation marks; (2) menurut speaker, the quote is not enclosed in quotation marks. In indirect sentences, the highlight is the speaker. As a paragraph element, indirect sentences tend to serve as topic sentences.

Dalam artikel ini disajikan hasil penelitian tentang unsur dan fungsi kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dalam wacana berita tertulis berbahasa Indonesia. Teori yang digunakan adalah teori tentang unsur tuturan dan unsur pembentuk paragraf. Data penelitian ini adalah paragraf yang mengandung kalimat langsung dan paragraf yang mengandung kalimat tidak langsung dalam wacana berita tertulis berbahasa Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan metode simak untuk pengumpulan data, metode bagi unsur langsung dan metode padan referensial untuk analisis data, serta metode informal untuk penyajian hasil analisis data. Kalimat langsung memiliki struktur berupa kutipan tuturan yang diapit dengan tanda kutip ganda (“…”), tanda koma, tindak tutur yang berupa kata asal yang menyatakan makna ‘pengungkapan’, narasumber, dan situasi tindak tutur. Dengan struktur tersebut, kalimat langsung lebih menonjolkan kutipan tuturan. Dalam paragraf, kalimat langsung cenderung berfungsi sebagai kalimat penjelas. Kalimat tidak langsung memiliki dua jenis struktur, yaitu (1) narasumber, tindak tutur yang diungkapkan dalam bentuk verba aktif transitif yang menyatakan makna ‘pengungkapan’ (bahwa atau tanda koma), dan kutipan tuturan yang tidak diapit dengan tanda kutip serta (2) menurut narasumber dan kutipan tuturan yang tidak diapit dengan tanda kutip. Dengan struktur tersebut, kalimat tidak langsung lebih menonjolkan narasumber. Dalam paragraf, kalimat tidak langsung cenderung berfungsi sebagai kalimat topik.


Keywords


sentences; indirect sentences; element; structure; function; news discourse; kalimat langsung; kalimat tidak langsung; unsur; struktur; fungsi; wacana berita

Full Text:

PDF

References


Akmajian, A. (1984) Linguistics: An Introduction to Language and Communication. Cambridge: MIT Press.

Ardani, V. P. F. (2009) Fungsi Tuturan Langsung dalam Novel I Feel Bad about My Neck Karya Nora Ephron. Universitas Sanata Dharma.

Baryadi, I. P. (2019) ‘KALIMAT TIDAK BERKLAUSA DALAM BAHASA INDONESIA’, Widyaparwa, 47(1). doi: 10.26499/wdprw.v47i1.291.

Brooks, N. (1964) Language and Language Teaching. New York: Macmillan Publishing Co, Inc.

Chaer, A. (2015) Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Halliday, M. A. K. (1970) ‘Language Structure and Language Function’, in New horizons in linguistics.

Jakobson, R. (1966) ‘Clossing Statement Linguistics and Puitics’, in Sebeok, T. A. (ed.) Style in Language. Cambridge: Massachussets The MIT Press, pp. 350–359.

Keraf, G. (1991) Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.

Keraf, G. (1997) Komposisi. Ende, Flores: Penerbit Nusa Indah.

Kidalaksana, H. (1993) Kamus Linguistik. III. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kusumawardani, A. M. (1996) Penanda Tuturan Langsung dalam Wacana Narasi Berbahasa Indonesia. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Lecch, G. (1993) Prinsip-prinsip Pragmatik. Diterjemahkan oleh M.D.D Oka dari judul asli The Principles of Pragmatics (Longman Group Limited, 1983). Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Nababan, P. W. J. (1984) Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Jakarta: PT Gramedia.

Ramlan, M. (1993) Paragraf: Alur Pikiran dan Kepaduannya dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Sakri, A. (1992) Bangun Paragraf Bahasa Indonesia. Bandung: Penerbit ITB Bandung.

Soedjito and Mansur Hasan (1986) Keterampilan Menulis Paragraf. Bandung: Penerbit Remadja Karya.

Sudaryanto (1995) Linguistik: Identitasnya, Cara Penanganan Objeknya, dan Hasil Kajiannya. Yogyakarta: Yayasan Ekalwya bekerja sama dengan Duta Wacana University Press.

Sudaryanto (2015) Metode dan Aneka Teknik Analisis Data: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sumarwati (2015) Menulis Karya Ilmiah dalam Bahasa Indonesia. Surakarta: Sebelas Maret University Press.

Tarigan, D. (1987) Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya. Bandung: Penerbit Angkasa.

Wijana, I. D. P. (1996) Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Wiyanto, A. (2004) Terampil Menulis Paragraf. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v49i2.839

Article Metrics

Abstract view : 337 times
PDF - 148 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by