TREN PENGGUNAAN BAHASA ASING PADA NAMA DIRI MASYARAKAT JAWA

Prameswari Dyah Gayatri Budi Anggraeni Ilyas, Teguh Setiawan

Abstract


The word choice of a name is considered important for every person. A proper name is not only used as a nickname but also as hope from the name giver. The use of proper names is motivated by two factors, socio-cultural and the knowledge of the parents. Ethnically, Javanese people give the name for their child by using an ethnic name. However, such a phenomenon has shifted. The existence of a new trend in naming makes young modern families started to leave the Javanese ethnical name. The young family tends to choose a foreign name as their child’s name. This research is conducted to figure out the shift from Javanese people’s names in 2000 to 2020 as well as specified identities found. The aim of this research is to explain the view of Javanese people towards modernization and globalization in choosing names. This research used a qualitative approach. The data obtained from Javanese people’s names are from Family Card and Information System and Village Connectivity (SIKDES). The result of this research is Javanese people names who were born in 2000 to 2020 tend to use English and Arabic words. The researcher also found the existence of a nomenclature pattern that is divided into religion, birth markers, admired characters, family names, and hopes.

Pemilihan nama diri dianggap sangat penting bagi setiap orang. Nama diri tidak hanya digunakan untuk sapaan, tetapi juga sebagai harapan dari pemberi nama. Penggunaan nama diri dilatarbelakangi oleh adanya faktor sosial budaya dan wawasan orang tua. Secara etnis masyarakat Jawa memberi nama anaknya dengan menggunakan kosakata bahasa Jawa. Fenomena tersebut mengalami pergeseran, adanya tren baru dalam pemberian nama diri membuat keluarga muda modern mulai meninggalkan kosakata bahasa Jawa dalam pemberian nama. Keluarga muda cenderung memilih kosakata bahasa asing untuk pemberian nama diri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pergeseran nama diri masyarakat Jawa di tahun 2000 hingga 2020, dan identitas apa saja yang ditemukan. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana cara pandang masyarakat Jawa terhadap modernisasi dan globalisasi dalam pemilihan kosakata nama diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari nama masyarakat Jawa pada kartu keluarga dan Sistem Informasi dan Koneksitas Desa (SIKDES). Hasil penelitian ini adalah nama diri masyarakat Jawa yang lahir pada tahun 2000 hingga 2020 cenderung menggunakan kosakata bahasa Inggris dan bahasa Arab. Peneliti juga menemukan adanya bentuk tata nama yang terbagi menjadi agama, penanda kelahiran, karakter yang dikagumi, nama keluarga, dan harapan.



Keywords


trend; proper name; Javanese community; tren; nama diri; masyarakat Jawa

Full Text:

PDF

References


Aksholakova, Assem. 2014. “Proper Name as a Clue Symbol of Identity.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 112: 465–71. https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1877042814012075. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.1190

Algeo, John, dan Katie Algeo. 2000. “Onomastics as an Interdisciplinary Study.” Names 48(3): 265–74. http://ans-names.pitt.edu/ans/article/view/1607. https://doi.org/10.1179/nam.2000.48.3-4.265

Allan, K. 1986. Linguistics Meaning. Vol 1. London: Routledge & Kegan Paul.

Anderson, John M. 2007. The Grammar of Names. Oxford: Oxford University Press. https://oxford.universitypressscholarship.com/view/10.1093/acprof:oso/9780199297412.001.0001/acprof-9780199297412. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199297412.001.0001

Aribowo, E. K. 2015. “Aspek-Aspek Linguistis Penanda Identitas Religi: Selayang Pandang Masyarakat Tutur Jawa Muslim.” In Seminar Nasional dan Launching ADOBSI, Surakarta: Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia (ADOBSI), 48–53.

Aribowo, E.K. 2015. “Selamatkan Perkawinanmu, Selamatkan Bahasamu: Catatan Mengenai Dampak Positif Perkawinan Endogami terhadap Bahasa Masyarakat Keturunan Arab Di Pasar Kliwon Surakarta.” In Language Maintenance and Shift V, Semarang, 271–75. http://eprints.undip.ac.id/55371/.

Aribowo, E.K, dan N Herawati. 2016. “Pemilihan Nama Arab sebagai Strategi Manajemen Identitas di Antara Keluarga Jawa Muslim.” In International Seminar Prasasti III: Current Research in Linguistics, Surakarta, 270–77. https://jurnal.uns.ac.id/prosidingprasasti/article/view/1508/1398.

Aribowo, Eric Kunto. 2019. “Analisis Bibliometrik Berkala Ilmiah Names: Journal of Onomastics dan Peluang Riset Onomastik di Indonesia.” Aksara 31(1): 85. http://aksara.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/aksara/article/view/373. https://doi.org/10.29255/aksara.v31i1.373.85-105

Aribowo, Eric Kunto, dan Nanik Herawati. 2016a. “Pemilihan Nama Arab Sebagai Strategi Manajemen Identitas di Antara Keluarga Jawa Muslim.” In International Seminar Prasasti III: Current Research in Linguistics, Surakarta: Prodi S3 Linguistik Program Pascasarjana UNS Surakarta, 270–77.

Aribowo, Eric Kunto, dan Nanik Herawati. 2016b. “Trends in Naming System on Javanese Society: A Shift From Javanese to Arabic.” Lingua Cultura 10(2): 117. https://journal.binus.ac.id/index.php/Lingua/article/view/1730. https://doi.org/10.21512/lc.v10i2.1730

Blanar, Vincent. 2009. Proper Names in the Light of Theoretical Onomastics. Bratislava: Matica Slovenska.

Chaika, Elaine. 1987. Language the Social Mirror. Massachusetts: Newbury House Publishers, Inc.

de Grave, Jean-Marc. 2011. “Naming as a Dynamic Process.” Indonesia and the Malay World 39(113): 69–88. http://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/13639811.2011.547730. https://doi.org/10.1080/13639811.2011.547730

Hadiwidjana. 1968. Nama-Nama Indonesia. Yogyakarta: Spring.

Halliday, M.A.K. 1994. An Introduction to Functional Grammar. New York: Edward Arnold, Hodder Headline PLC, St Martin’s Press Inc.

Hockett, Charles F. 1963. “‘The Problem of Universals in Language’ In Greenberg.” In Universals of Language, Cambridge: MIT Press, 1–29.

Jong, De. 1985. Salah Satu Sikap Hidup Orang Jawa. Yogyakarta: Kanisius.

Kodiran. 1977. Kebudayaan Jawa. Manusia da. Jakarta: Jembatan.

Koentjaraningrat. 1984. Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

Komariyah, Siti, dan Puspa Ruriana. 2010. “Bentuk-Bentuk Pemertahanan Bahasa Jawa Di Suriname.” In Prosiding Seminar Nasional Pemertahanan Bahasa Nusantara, Semarang: Magister Linguistik Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang, 53–57.

Kridalaksana, Harimurti. 1982. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Jakarta.

van Langendonck, Willy. 2007. Theory and Typology of Proper Names. New York: Muton de Gruyter.

Lyons, John. 1977. Semantics. Vol 1. Trinity Hall Cambridge: Cambridge University Press.

Magnis-Suseno, Frans. 1984. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi Tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia.

Nurhayati. 2012. “From Marto to Marfelino: A Shift in Naming in Gotputuk Village.” In Prosiding Seminar Internasional Language Maintenance and Shift (LAMAS) II, Semarang: Magister Linguistik Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang, 254–59.

Nurhayati. 2013. “Negosiasi Identitas dalam Pemberian Nama.” Humanika 17(1): 21–39.

Sahayu, Wening. 2014. “Penanda Jenis Kelamin pada Nama Jawa dan Nama Jerman.” LITERA 13(2): 338–48. https://journal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/5251. https://doi.org/10.21831/ltr.v13i2.5251

Saussure, Ferdinand de. 1988. Pengantar Linguistik Umum. Seri ILDEP. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Uhlenbeck, E.M. 1969a. “Systematic Features of Javanese Personal Names.” WORD 25(1–3): 321–35. https://doi.org/10.1080/00437956.1969.11435576

Uhlenbeck, E.M. 1982. Kajian Morfologi Bahasa Jawa. Jakarta: Penerbit Djembatan.

Van de Velde, Mark L.O. 2012. “Agreement as a Grammatical Criterion for Proper Name Status in Kurundi.” Journal Onoma 37: 127–39. http://llacan.vjf.cnrs.fr/pers/vandevelde/files/pdfs/Kirundi-Proper-Names-Onoma.pdf. https://doi.org/10.1515/9783110197853

Wibowo, Ridha Mashudi. 2001. “Nama Diri Etnik Jawa.” Humaniora XIII(1): 45–55.

Widodo, S.T. 2013. “Konstruksi Nama Orang Jawa Studi Kasus Nama-Nama Modern di Surakarta.” Jurnal Humaniora 25(1): 82–91.

Widodo, S.T. 2015. “Personal Names as an Inter-Ethnic Model of Acculturation in Indonesia.” Asian Journal of Social Sciences & Humanities 4(1): 126–33. http://www.ajssh.leena-luna.co.jp/AJSSHPDFs/Vol.4(1)/AJSSH2015(4.1-14).pdf.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v49i1.765

Article Metrics

Abstract view : 45 times
PDF - 20 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by