BAHASA REMAJA KOTA PONTIANAK: SEBUAH PENELUSURAN BAHASA REMAJA SECARA DIAKRONIS

Syarifuddin Syarifuddin, Irmayani Irmayani

Abstract


Di Kota Pontianak, hidup bahasa remaja yang unik. Keunikan terwujud dengan adanya pengubahan-pengubahan sehingga diperoleh bentuk-bentuk yang terasa asing bagi kelompok usia lain. Dalam kaitan itu, kajian ini bertujuan mendeskripsi keunikan bahasa remaja itu. Kajian ini bersifat (struktural) diakronis. Jadi, selain mengkaji struktur demi diperolehnya kaidah, juga dikaji perihal waktu sebagai faktor penyebab. Kajian ini dilaksanakan dengan metode wawancara. Penerapan wawancara ditindaklanjuti dengan teknik catat. Berdasarkan kajian, keunikan bahasa remaja di Kota Pontianak dapat dirumuskan sebagai berikut. Dalam kaitan dengan waktu penggunaan, bahasa remaja di Kota Pontianak dikelompokkan menjadi (a) kurun 8090-an, (b) kurun akhir 90awal 2000-an, dan (c) awal 2000-an sampai dengan sekarang. Berdasarkan ada tidaknya peranti pendukung, dikelompokkan menjadi (a) tanpa peranti teknologi komunikasi dan (b) didukung peranti teknologi komunikasi.

In Pontianak, a unique teenage langunge is manifest by changing form of the native language. Therefore, the form of the langunge is strange for other ages. Relating to this fact, the research is aimed at describing the uniqueness of teenage language. Thu researches structural or diacronic. Both of characteristics are used because beside the research investigates the structure of the language for gaining the rules, the research also inquires the time of the language occured as a causal factor. The research employs interview method and followed by recording technique. Based on the research, the uniqueness of teenage language in Pontianak is formulated as follow. ln relation with time of usage, teenage language is categorized into (a) 80-90s era, (b) end of 90s- early of 2000s, and (c) early of 2000s untill now. Based on manner of its realization, teenage language is divided into (a) before communication technology era and (b) after communication technology era.


Keywords


ahasa remaja; diakronis; kreativitas; bahasa rahasia; aktualisasi diri; teenage langunge; diacronic; creativity; secret language; self actualization

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v38i2.14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.