RELASI WONG CILIK DAN PRIYAYI DALAM PASAR, PENGAKUAN PARIYEM, DAN GADIS PANTAI (RELATIONSHIP BETWEEN THE GRASSROOTS (WONG CILIK) AND THE NOBLEMAN (PRIYAYI) IN PASAR, PENGAKUAN PARIYEM, AND GADIS PANTAI)

Ratun Untoro

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengungkap konsep hidup bahagia orang Jawa melalui relasi antara wong cilik dan priayi dalam tiga novel PasarPengakuan Pariyem, dan Gadis Pantai. Relasi-relasi ter-sebut diperoleh dengan mencari ceritheme dan mitheme berupa tindakan dan cara pandang tokoh-tokoh menggunakan model teori strukturalisme Levi-Strauss. Ceritheme dan mitheme tersebut di-gunakan untuk mencari struktur dasar (surface structure) berupa pasangan-pasangan oposisi. Hal itu untuk mengantarkan pada temuan struktur nirsadar (deep structure) berupa cara pandang atau cara berpikir manusia. Oleh karena ketiga novel tersebut merupakan novel etnografi dengan latar belakang budaya Jawa, penelitian ini menemukan model cara berpikir manusia Jawa, khususnya mengenai hubungan antara wong cilik dan priayi. Ditemukan pula bahwa derajat wong cilik dan priayi tidak memengaruhi tingkat kebahagiaan manusia Jawa.

 

The research is aimed to reveal Javanese happy life concept through relationship between the grass-roots and the nobleman in three novels, namely PasarPengakuan Pariyem and Gadis Pantai. The relations are obtained by searching ceritheme and mitheme in form of action and character point of view using the theoretical model of Levi-Strauss structuralism. Mitheme and ceritheme are used to find surface structure in form of opposition pairs. The ceritheme and mitheme even-tually lead to discovery of deep structure in the form of point of view or way of human thinking. Therefore, the three novels are a ethnographical novels with Javanese cultural background. This re-search suggests the Javanese mans model of thinking, particularly the relationship between the grassroots and the nobleman. It is also found out that the grassroot status and the nobleman status do not affect the level of Javanese mans happiness.



Keywords


manusia Jawa; Wong-cilik; Priyayi' Hidup bahagia; Java man; priyayi; happy life

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v44i2.136

Refbacks

  • There are currently no refbacks.